MASALAH DAN PROSPEK MEWUJUDKAN KOPERASI DALAM USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA (STUDI KASUS DI DESA TANJUNG PERING SUMATERA SELATAN)

IMRON ZAHRI, SJAHRUDDIN AZIZ

NOMOR KLASIFIKASI        : 334.683 072        Zah    m

    Dalam acara penelitian ini telah dikumpulkan data primer dan data sekunder melalui wawancara dengan petani, observasi langsung dan studi dokumentasi. Analisa data dilakukan secara tabulasi dan pengujian statistic.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya bahan mencapai 83 persen (75 persen diantaranya untuk gandum dan sagu), peralatan 4 persen dan tenaga kerja upahan 13 persen dari seseluruhan biaya. Tenaga kerja yang digunakan sebagian besar adalah tenaga kerja wanita, tenaga kerja lainnya adalah tenaga dewasa pria, anak-anak dan upahan. Industri membuat kerupuk ternyata memberikan sumbangan 59 persen terhadap pendapatan keluarga petani.
    Faktor modal memberikan pengaruh penting bagi prestasi produksi dan masalah ini merupakan factor pendorong dalam usaha mewujudkan koperasi. Faktor pendorong lainnya adalah pengetahuan dan motivasi berkoperasi dari petani cukup baik. Sebagai factor penghambat adalah adanya kecurigaan terhadap kejujuran pengurus. Koperasi yang diinginkan adalah bergerak dalam usaha simpan pinjam.

Refensi Yang Digunakan sebanyak 9 judul

HASIL
1.    Ciri usaha produksi
2.    Produksi dan pendapatan
3.    Kesempatan ekonomi dan social berkoperasi
4.    Pengalaman dan pengetahuan petani dalam berkoperasi